Dibaca : 1317 kali
Tanah Datar, Suara Riau Pos.Com - Mahasiswa/wi KKN UIN Mahmud Yunus Batusangkar menyambangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Datar, Kamis 09 Juli 2026 dalam rangka kunjungan koordinasi sekaligus penyampaian aspirasi Warga yang langsung disampaikan oleh perwakilan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang bertugas di Nagari Saruaso Barat, Nagari Saruaso Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar.
Mahasiswa KKN di dampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Muspardi, M.Pd. dan Kepala Jorong Saruaso Barat Afri Mulyadi. Kunjungan kedinasan ini diterima secara resmi oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup. Pertemuan ini diselenggarakan dengan agenda utama untuk memaparkan kondisi terkini, mencarikan solusi atas permasalahan penumpukan sampah di wilayah Jorong Saruaso Barat, serta menyinergikan program kerja mahasiswa KKN dengan regulasi lingkungan hidup daerah.
Dalam sesi pemaparan, mahasiswa KKN menjelaskan bahwa salah satu kendala utama di Jorong Saruaso Barat adalah belum tersedianya tempat pembuangan sampah sementara yang tersentralisasi dan higienis, sehingga masyarakat seringkali membuang sampah sembarangan di lokasi yang tidak semestinya. Menanggapi isu tersebut, mahasiswa KKN memaparkan rencana program kerja yang akan segera dieksekusi, yaitu pembuatan dan pengadaan bak atau wadah titik-titik kumpul sampah yang terbuat dari material besi penahan di beberapa lokasi strategis jorong. Penggunaan material besi ini dipilih agar tempat sampah tersebut memiliki daya tahan yang kuat, tidak mudah rusak oleh cuaca, rapi secara estetika, serta mampu melokalisasi sampah rumah tangga warga dengan aman agar tidak tercecer dan menimbulkan bau tidak sedap di sekitar pemukiman atau fasilitas umum.
Akan tetapi, efektivitas dari pengadaan titik-titik kumpul sampah berbasis besi tersebut sangat bergantung pada sistem pengangkutan yang berkelanjutan menuju Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan mutlak terhadap program kerja ini, pihak mahasiswa KKN bersama Kepala Jorong Saruaso Barat mengajukan permohonan bantuan sarana transportasi berupa satu unit Becak Motor (Bentor) sampah dan container kepada Dinas Lingkungan Hidup. Bentor ini nantinya akan dioperasikan secara swadaya oleh jorong untuk menjemput dan mengangkut sampah-sampah yang telah terkumpul di titik-titik yang telah di sediakan tersebut secara berkala. Integrasi antara pembuatan tempat sampah besi oleh mahasiswa dan pengadaan bentor dari Dinas Lingkungan Hidup ini diharapkan dapat menjadi sistem pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan bagi masyarakat Saruaso Barat.
Sementara itu Kepala Jorong Saruaso Barat Afri Mulyadi mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKN UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang telah ikut Berpartisipasi memperhatikan keadaan Lingkungan di Nagari Saruaso, Khususnya di Jorong Saruaso Barat, terutama dalam hal Penanggulangan Sampah yang tidak terakomodir oleh Dinas Lingkungan Hidup selama ini, Padahal Nagari Saruaso terletak di Pusat Pemerintahan yang seharusnya sudah ada tempat penampungan sampah sementara untuk di angkut ke TPA, agar sampah tidak berserakan lagi di Sepanjang Jalan khususnya di Nagari Saruaso Ucap Pak Buser Panggilan Akrab Kepala Jorong Saruaso Barat yang cukup merakyat ini.
Kepala Jorong sangat Berharap sekali apa yang telah di sampaikanya bersama Mahasiswa KKN UIN Batusangkar Kepada Dinas Lingkungan Hidup dapat terealisasi secepatnya agar Masalah sampah di Nagari Saruaso tidak lagi menjadi Polimik sepanjang masa.
Nanti kalau Bentor nya sudah ada In Syaa Allah Saya sebagai Kepala Jorong Saruaso Barat akan Menswadayakan membawa Bentor ini dengan Pemuda Nagari, "Pungkas Kepala Jorong.
Merespons Aspirasi Warga Saruaso Melalui Kepala Jorong dan Mahasiswa KKN UIN Batusangkar dalam pemaparan yang komprehensif tersebut, pihak Dinas Lingkungan Hidup memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas inisiatif konkret, analisis tajam, dan kontribusi nyata yang dirancang oleh mahasiswa KKN UIN Mahmud Yunus Batusangkar bersama Kepala Jorong dan masyarakat. Pihak dinas menyatakan siap mendukung program pembuatan titik kumpul sampah besi tersebut dan berkomitmen untuk menindaklanjuti serta mengkaji secara teknis permohonan bantuan armada bentor sampah agar dapat dialokasikan ke Jorong Saruaso Barat secepatnya. Pertemuan ilmiah dan birokratis ini diakhiri dengan penyerahan proposal permohonan resmi dan draf pemetaan titik sampah, yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama.
(Eig)
Terkait
Monday, 10/08/2026
Saturday, 08/08/2026
Tuesday, 21/07/2026
Saturday, 18/07/2026
Thursday, 16/07/2026
Senin, 17 Agustus 2026
Rabu, 17 Desember 2025
Kamis, 29 Januari 2026IKLAN